Wisata Kekinian Ya Wisata Halal. Ayo Ke Aceh!

"If you never go, you will never know." ~ Anonymous.

Teman-teman, ada yang sama sekali ga punya impian jalan-jalan kemana, gitu? Kayanya ngga ya. Pasti semua orang punya destinasi wisata impian. 

Namanya juga liburan, ya, ngga harus yang jauh-jauh juga. Yang dekat pun tak mengapa, kan yang penting esensinya dapat. Namun, karena banyak faktor mungkin sampai kini destinasi wisata impian ada yang masih di angan-angan. Tak mengapa, tetap fokuskan saja pada mimpi. Toh, mimpi ga bayar, kan, hehehe... 





Bicara mimpi, siapa tau ada yang kepingin menikmati deburan ombak biru di pantai Labuan Bajo. Atau mungkin menikmati indahnya sunrise dari balik gunung Bromo. Bisa juga mungkin menikmati indahnya sesaat jadi putri raja saat foto-foto di kastil kerajaan Inggris atau ikon-ikon kota di berbagai dunia. 

Namun ayo balik lagi ke realita. Wisata impian tentu ga mudah diwujudkan. Mimpi musti diupayakan agar menjadi nyata. Tahu kan, di balik indahnya liburan pasti ada masa-masa perih menahan diri belanja hal ga penting. Perjuangan yang sulit memang. Tapi percayalah, daun jatuh pun bukan tanpa alasan. Dengan ijin Allah semua bisa mewujudkan mimpinya. Bismillah. 

Saya sendiri punya wish list yang mungkin agak imajinatif. Waktu kecil saya pernah berangan-angan bisa punya pintu Doraemon, pintu yang mengantarkan saya ke mana saja. Berawal dari suka membaca buku di perpustakaan dekat rumah, maka yang terbayang dalam benak saya adalah pemandangan, budaya, keunikan dan makanan daerah yang sulit saya terjemahkan. Jadilah saya berimajinasi bisa masuk ke dalam buku cerita yang saya baca. Agar saya bisa merasakan langsung bukan sekedar membayangkannya aja. Dasar anak-anak. 😂

Nah, semakin saya besar ada satu wishlist wisata yang saya impikan tapi belum terwujud. Saya ingin sekali menjejakkan kaki di pulau Sabang. Tepatnya di Kilometer Nol Indonesia. Dari titik inilah saya berharap bisa melanjutkan perjalanan saya ke daerah-daerah lain di seluruh Indonesia dan berujung di Merauke. Ujung akhir Indonesia. Aamiin. 

Sabang Ku Akan Datang...
Kalau melihat dari peta Indonesia, Sabang hanya berupa titik kecil di ujung pulau Sumatera. Dari topografinya saya bisa membayangkan kalau Sabang memiliki dataran rendah, tanah yang bergelombang, berbukit dan didominasi gunung-gunung serta banyak batu-batuan di sepanjang pantainya. Mungkin kalau suatu hari saya melewati tempat ini, panorama yang memikat akan memanjakan mata saya sehingga saya akan menghabiskan memori hape untuk membidik pemandangannya sebagai kenang-kenanganan

Dari peta terlihat Sabang begitu dekat dengan tiga negara yakni Malaysia, Thailand dan India. Tak heran kalau kuliner Aceh sedikit banyak ada bauran rasa dari negara-negara tersebut. Jujur sebagai orang Jakarta saya taunya hanya roti cane, kari, mie Aceh dan ayam tangkap yang kaya bumbu dan rempah-rempah,  juga kopi Gayo yang sesekali saya hirup saat di warung kopi kekinian. Katanyaaaaa, biar gimanapun enaknya tapi tetap, rasa yang otentik hanya ada di tempat asalnya, yakni Aceh. 




Dibatasi dengan perairan selat Malaka di utara dan timur dan samudera hindia di selatan dan barat, Sabang memiliki daya pikat berupa pantai-pantai eksotis yang tidak dapat dilewatkan. Dari hasil searching di berbagai sumber saya jadi tau kalau pantai-pantainya memiliki pasir yang bersih dan pantai biru yang tenang, sehingga buat yang suka olah raga air pasti betah. Itulah yang bikin hati semakin penasaran menginjakkan kaki di sini, merasakan langsung buih air laut empat negara bersatu menyentuh kulit saya. Ah so romantic ya hahaha... 

Wisata Ke Aceh Seram? 
Namun sayangnya, destinasi wisata Aceh rasanya kalah pamor dibandingkan wisata lainnya seperti Bali, Lombok, Labuan Bajo atau Raja Ampat. Mungkinkah karena Aceh sebagai satu-satunya propinsi di Indonesia yang menerapkan hukum syariat Islam sehingga banyak yang enggan berwisata ke wilayah yang dijuluki serambi Mekah ini? Entahlah, tak kenal maka tak sayang aja itu mah. Aceh tidaklah seseram yang dibayangkan, koq. 

Ayo kita samakan persepsi. Sebaik-baiknya bumi dipijak disitulah langit dijunjung. Artinya, di manapun tempat kita berpijak sejatinya kita harus menghormati adat istiadat setempat. Sejumlah larangan dan pantangan sedianya bertujuan baik. Sehingga hal-hal yang tak pantas atau tidak boleh dilakukan dapat dihindari, agar liburan lebih tenang dan nyaman. 




Di Bali, umumnya ada larangan berpakaian tak sopan ke pura. Mengingat di Bali banyak pura yang dijadikan destinasi wisata sudah sepantasnya para wisatawan yang berkunjung mengikuti aturan setempat. Misalnya mengenakan kain dan selendang yang diikatkan di pinggang. 

Di Aceh juga sama. Ada larangan menggunakan baju tak sepantasnya, kan? Jadi kalau lelaki diwajibkan mengenakan celana panjang dan buat perempuan diwajibkan menutup kepalanya dengan kerudung, kenapa tidak? Bukankah kita harus menghormati budaya setempat? 

Wisata Aceh Kian Diminati 
Yes, wisata di Aceh tidaklah seseram yang dibayangkan. Buktinya BPS (Badan Pusat Statistika) Aceh mencatat, dari Januari hingga September 2019, wisman terbanyak berasal dari Malaysia (12.609 orang), Jerman (1.001 orang), Amerika Serikat (824 orang), Tiongkok (708 orang) dan Inggris (524 orang). 

Angka ini jelas-jelas menunjukkan bahwa pesona Aceh sebagai destinasi wisata kian diminati oleh wisatawan mancanegara. Stigma negatif yang mengesankan Aceh tak aman bagi non muslim adalah salah besar. Seperti halnya karakter orang Indonesia yang dikenal di dunia internasional sebagai orang yang helpful, pun orang Aceh. Orang Aceh dikenal memiliki karakter ramah, toleransinya tinggi dan bersahabat, yeaayy!!!

Melihat begitu banyak potensi pariwisatanya pantaslah kalau Aceh menjadi destinasi wisata favorit. Dalam Anugerah Pesona Indonesia 2019 yang digelar Kemenarekraf (Kementerian Parisiwata dan Ekonomi Kreatif) dari 18 kategori yang dilombakan dan dua kategori tambahan untuk juara umum dan juara favorit, Aceh menyabet empat penghargaan sekaligus, yakni : 




1. Titik Nol Kilometer dari Sabang sebagai pemenang Destinasi Unik Terpopuler, 

2. Mangrove Forest Park dari Langsa sebagai pemenang Ekowisata Terpopuler. 

3. Tansaran Bidin dari Bener Meriah sebagai Pemenang Surga Tersembunyi Terpopuler. 

4. Mangrove Forest Park dari Langsa sebagai pemenang Juara Favorit API 2019

Dan, untuk ke sekian kalinya Aceh terpilih sebagai "Worlds of Best Halal Cultural Destination"  dari 5 provinsi di Indonesia melalui standar Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2019 yang mengacu pada standar Global Muslim Travel Index (GMTI). 

Selamattttt... 👏👏

Wisata Halal Aceh "The Light of Aceh"
Oleh sebab itu, pemerintah Aceh tak gentar menggenjot penerapan syariat islam di Aceh sebagai andalan pariwisata spirituil bagi wisatawan yang berkunjung. Meskipun terdengar aneh, tapi wisata halal - yang dikemas dalam branding "The Light of Aceh" - yang ditawarkan justru menjadi daya tarik yang menjadi nilai plus wisata di Aceh. Bukankah wisata dan gaya hidup halal telah menjadi trend global, sehingga wisatawan non muslim juga dapat menikmati jenis wisata ini. Kereeeennn. 

Terkait dengan makna halal, konsep pariwisata halal bukanlah hanya berupa wisata religi saja namun memiliki makna yang lebih luas lagi yakni pariwisata yang cenderung ramah dengan wisatawan muslim. Jadi bukan pemisahan jalur laki-laki dan perempuan, bukan pula sesuatu yang bergaya kearab-araban. 

Berkaca dari Jepang yang sudah lebih dulu mengadakan halal tourism yang ramah pada wisatawan muslim, Pemerintah Aceh menyediakan fasilitas berupa tempat shalat, pemisahan dan penandaan makanan halal dan non halal juga pemisahan minuman beralkohol dan lain-lain.

Berikut adalah sebagian kecil dari sekian banyak potensi destinasi wisata halal di Aceh : 

1. Pulau Weh di Sabang. Terletak di laut Andaman, pulau Weh merupakan pulau besar di Sabang dimana tugu Nol Kilometer Indonesia berada yang menarik banyak wisatawan berkunjung. Selain itu seperti yang tadi sudah saya jelaskan, keindahan pantainya tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Indah banget. 




2. Masjid Baiturrahman di Aceh. Masjid ini boleh dibilang adalah landmark Banda Aceh yang selamat dari terjangan gelombang Tsunami tahun 2004 silam. Terletak di pusat kota, selain untuk beribadah, masjid ini juga menarik untuk dikunjungi sekedar untuk berfoto-foto dan mengagumi setiap relief bangunannya. 

3. Geurute Highland di pantai barat Aceh Jaya. Ini adalah destinasi favorit bagi yang ingin menikmati suasana sunrise dan sunset dari puncak gunung Geurute. Dari atas puncak gunung kita bisa melihat bentangan samudera yang luas tanpa batas. 




4. Danau Laut Tawar di dataran tinggi Gayo. Danau Laut Tawar menjadi destinasi unggulan karena pemandangannya yang sangat indah. Dikelilingi pegunungan danau ini menjadi spot mengesankan untuk berfoto ria. 

5. Pulau Banyak di Singkil. Memiliki hamparan pantai dengan pasir putih bersih, laut di sini juga sangat cocok untuk surfing. Di sini, para wisatawan juga bisa menyusuri goa dan treking ke puncak tertinggi di pulau Banyak. Tingginya sekitar 319 meter dari atas permukaan laut. Berani? 




Genjot Pariwisata Dongkrak Ekonomi 
Sektor pariwisata lagi-lagi menjadi fokus pemerintah ke depan. Bahkan presiden Jokowi pernah menekankan bahwa sektor pariwisata bisa menjadi motor penggerak perekonomian di tengah gejolak ekonomi global (*video live streaming di akun twitter Sekretariat Kabinet).

Demi menggenjot pariwisata, presiden Jokowi telah mengupayakan langkah-langkah strategis mulai dari perbaikan infrastruktur melalui pembangunan jalan tol, bandara dan pelabuhan hingga proyek palapa ring. Kita tahu, di jaman kekinian yang serba sibuk, faktor jarak adalah hal penting. Salah satu faktor wisatawan enggan berlibur karena jarak yang jauh ditambah kemacetan. Alih-alih happy yang ada malah kesel. Pun yang namanya internet, di jaman kekinian, jaringan internet merupakan salah satu faktor penting dalam liburan. Apa gunanya liburan jika sulit mengupload suasana liburan menyenangkan kita? hihihi... 

Sesuai dengan arahan presiden Jokowi bahwa pengembangan pariwisata di Indonesia harus diprioritaskan pengembangannya supaya tak tertinggal negara-negara lain. Karena pariwisata bermanfaat  :
  • Menciptakan lapangan kerja
  • Meningkatkan penghasilan bagi masyarakat sekitar baik dari layanan jasa maupun penjualan cindera mata
  • Meningkatkan pendapatan negara
  • Mendorong pembangunan daerah
  • Menanamkan rasa cinta tanah air dan budaya bangsa 


Nah, langkah konkrit dilakukan Pemerintah Aceh dengan menggelar Forum Aceh Meusapat II pada 21 Desember 2019 silam di kantor BPPA (Mess Aceh), Cikini, Jakarta. 

Dalam kegiatan tahunan yang diselenggarakan Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh (Disbudpar Aceh) selain menggelar Forum Dialog Pembangunan Pariwisata juga ada pameran #TravelMart. Meskipun berlangsung hanya sehari acara yang dibuka untuk khalayak umum ramai dikunjungi untuk menggali lebih banyak tentang wisata Aceh. 




Dalam pemaparannya, Plt Gubernur Aceh - Nova Iriansyah mengatakan, Di Aceh ada 15 program unggulan yang saat ini tengah dikembangkan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh mengidentifikasi setidaknya ada 797 obyek wisata serta 774 situs dan cagar budaya yang tersebar di 23 kabupaten atau kota di seluruh Aceh. Selain itu Aceh juga memiliki beragam seni budaya yang unik seperti tarian, adat istiadat, sastra, seni lukis maupun kegiatan spirituil yang menarik wisatawan. 

Mencapai tujuan lokasi wisata itu sangat mudah. Bisa dengan jalan darat, laut atau udara. Tersedia pula rute penerbangan internasional ke Aceh dari Penang, Kuala Lumpur dan Jeddah. Sekarang ini sedang dibahas rencana rute penerbangan baru dari Aceh ke India (Port Blair) serta rute Sabang - Phuket - Langkawi, jelasnya kemudian. 

"Aceh harus bangga dengan budaya dan adat istiadatnya. Terutama syariat Islamnya yang menjadi andalan bagi pariwisata Aceh," ~ Nova Iriansyah.  

Dirinya berharap, sektor pariwisata mampu menjadi empat besar yang memberikan kontribusi kepada PDRB Aceh. Aceh siap belajar dari daerah-daerah lain yang telah sukses mengembangkan usaha pariwisatanya seperti Bali, Lombok dan Banyuwangi. 




Untuk itu, dialog pembangunan pariwisata menghasilkan sejumlah rumusan yang akan diterapkan dalam mengembangkan pariwisata Aceh. Diantaranya : 

1. Pembinaan UKM, diharapkan dari pembinaaan UKM dapat membangun ekosistem pariwisata melalui industri kreatif 

2. Desa Wisata, diharapkan desa wiasata dapat memberi pengalaman unik bagi wisatawan yang berkunjung agar merasakan atmosfer perkampungan Aceh. 




3. Menyiapkan destinasi wisata unggulan di setiap daerah.  

4. Mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat dan peningkatan kualitas SDM. 

Ayo Ke Aceh
Setiap orang pasti membutuhkan hiburan setelah beberapa waktu bekerja dalam tekanan. Salah satu cara untuk menghilangkan kepenatan seperti itu adalah mencari tempat wisata yang bisa membuat rileks. 

Beruntungnya kita yang tinggal di Indonesia. Sebagai negara kepulauan Indonesia memiliki beragam wisata mulai dari keindahan alamnya, kulinernya, budayanya dan situs sejarahnya yang tak mungkin dapat dilihat dari jendela kamar saja. Saat melihat pesona alam yang terbentang di depan kita, kita akan menemukan nilai-nilai yang mungkin tidak dimiliki kebanyakan manusia yang hidupnya monoton. 

Bagi wisatawan mancanegara, alasan mereka berwisata ke Indonesia adalah kekagumannya akan kekayaan alam yang tak dimiliki negara-negara lain. Biaya hidup dan biaya wisata di Indonesia juga paling murah di seluruh dunia. Misalnya, satu porsi nasi di Indonesia adalah Rp 15 ribu sedangkan di Singapura bengkak jadi Rp 45 ribu. Ini adalah hal penting bagi backpacker yang sensitif soal harga hehehe... 

Namun kenapa kebanyakan orang Indonesia justru memilih liburan ke luar negeri? Selidik punya selidik, diskon gila-gilaan tiket pesawat, konektivitas yang gampang (ga perlu transit-transit) dan kurangnya informasi destinasi wisata membuat wisata lokal kurang diminati. 

Nah, sampai di sini masihkah teman-teman berpikir kalau wisata di Aceh itu menyeramkan? Kalau begitu, tonton yuk video tentang pariwisata Aceh yang saya unggah dari akun youtube Disbudpar Aceh. Semoga bisa memberikan sedikit gambaran kita semua dan makin banyak yang  bisa melihat keindahan dan pesona Aceh sesungguhnya.#AyoKeAceh bareng saya💓





66 komentar

  1. Wah senang bacanya. Dengan makin banyak yang mengangkat tema pariwisata Aceh, semoga stigma 'serem' tentang Aceh dan syariat Islam bisa ditepis.

    Saya juga jadi mupeng jalan-jalan ke Aceh..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kurang informasi sih mba, jadi persepsinya salah deh soal wisata halal. Padahal kalau liat dari youtube dan foto-foto yang bertebaran, Aceh itu cakep banget pemandangannya

      Hapus
  2. Semoga bisa ke Sabang ya mba. Nanti bisa ceritakan bagaimana keindahan pulau ini tanpa harus takut dengan syariat Islam yang berlaku di Aceh.
    😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, doakan ya mba. Pengen banget nginjakkan kaki di titik nol kilometer sambil make a wish hahah

      Hapus
  3. Pengen banget ke Aceh, mengunjungi tugu 0 km yang terkenal itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sama mba, seperti apa ya rasanya berdiri di ujung barat Indonesia

      Hapus
  4. Nah tuh di Aceh saja masih banyak tempat wisata indah yang belum pernah dikunjungi. Jangan dulu ke luar negeri deh ya, cari wisata halal daerah sendiri saja blm

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, yang anti mainstream dong ah wisata halal di negara sendiri ya teh heheh

      Hapus
  5. Aceh makin seruh ya?
    Sekarang banyak diexplore apalagi masuk dalam salah satu tempat yang digaungkan sebagai Wisata Halal. Sayang, beberapa orang masih beranggapan salah dengan Wisata Halal. Padahal Wisata Halal ga selalu berkaitan dengan agama tertentu, lebih pada extensi service-nya yang menyediakan tempat ibadah dan makanan halal/

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih banyak yang salah persepsi mba, padahal wisman yang berkunjung ke Aceh baik-baik aja ya, itu buktinya makin meningkat kunjungan wisman ke Aceh

      Hapus
  6. Wah, dari fotonya. Pemandangannya terlihat indah sekali.

    BalasHapus
  7. Aduh sabang, saya ingin kesana. Liat pantainya dalam foto ini begitu indah! Semoga bisa ke Sabang

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin yang kenceng. Semoga kita dimudahkan ya travelling ke Aceh dan Sabang

      Hapus
    2. aminnnnnnnnnnn saya teriak ya mbak! heheheheh. Traveling gretong ama temen-temen blogger seru sih

      Hapus
  8. Subhanallah, destinasi wisata di Aceh sungguh luar biasa. Aku juga pingiinn banget bisa menjejakkan kaki di bumi Aceh. Semoga Allah mengijabahi

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, jangan takut bermimpi mba. Daun jatuh pun bukan tanpa alasan. Semoga terwujud ya mba menjejakkan kaki di serambi Mekkah

      Hapus
  9. Destinasi wisata yang jadi impian nih
    Berdoa sebelum ajal menjemput, udah ke Aceh walau cuma sehari

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul ambu, destinasi impian banget ini. Waah cerita dong ambu gimana di Aceh. asik ya heheh

      Hapus
  10. Woooow...
    Jadi mupeng...
    Saya belum pernah keluar pulau jawa deh keknya, hihi...
    Baca artikel ini serasa beneran datang sendiri ke Aceh. Makasih mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga baru menginjakkan Sumatera hanya sampai Lampung aja. Masih ujung ketemu ujung lagi kalau lanjut ke Aceh itu hehehe

      Hapus
  11. aceh memang banyak destinasi yang harus di explore. dari pantai, laut dan kuliner-nya cukup banyak dikenal seperti mie aceh yang sudah kita kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. mie aceh di Jakarta aja rasanya udah enak bu, katanya kalau di Aceh lebih enak lagi. Ngeces euyyy ahaha

      Hapus
  12. Sayapuunn sangat ingin pergi liburan ke Aceh 😍 Aceh ga kalah indah dari kota2 lain di Indonesia.. semoga nanti kesampaian pergi kesana, Aamiin.. 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, ayo kita berdoa kak semoga impian kita terwujud travelling ke Aceh ya

      Hapus
  13. Artikel ini jadi buat aku makin penasaran sama Aceh..
    Dan mulai mengikis ketakutanku ttg Aceh..
    Nice artikel mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahah makasih mba, semoga tulisan ini bisa meluruskan persepsi yang salah selama ini soal wisata ke Aceh

      Hapus
  14. Ayo ke Aceeh

    Saya pun pengen ke Aceh euy. Semoga bisa terlaksana suatu hari nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, ayo berdoa mba, insha Allah dimudahkan ya

      Hapus
  15. Kepengem deh suatu hari nanti aku sekeluarga bisa berkunjung ke Sabang, Aceh dan eksplorasi destinasi wisata lainnya. Dipastikan halal ya kan namanya jiga Serambi Mekkah 😊😊 Ingin sholat di masjid2nya, kuliner roti canai Aceh dll pasti seruuu ya mbak Diah. TFS.

    BalasHapus
    Balasan
    1. misami nurul, iya makanya aku penasaran banget membayangkan air laut empat negara bercampur jadi satu kalau aku menginjakkan kaki di Sabang hihi

      Hapus
  16. Kakak seniorku mengelola semacam tempat diving di Sabang, dia bilang kalau ke Sabang bolehlah kontak2 hehe:D
    Pengen sekali menginjak Serambi Makkah, aku blm pernah ke tanah Sumatra sama sekali hehe :D
    Ingin melihat pemandangan dan jejak tsunami di sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. ah yang bener Pril? Waah asik nih kalau ada kenalan di Sabang jadi bisa guide in sekalian nih buat kita haha

      ayo Pril langitkan doa semoga kita sampe ke Aceh

      Hapus
  17. Aceh ini masuk daftar tempat wisata yang paling aku kunjungi. Masyaa Allah keren ada 797 obyek wisata serta 774 situs cagar budaya. Nggak cukup kayaknya kalau seminggu menjelajahi seluruh Aceh. Namun sayang tiket Surabaya-Aceh mahal banget. Berkali-kali gagal ke Aceh. Semoga harga tiket pesawat ke Aceh turun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya mba, makanya banyak orang yang memilih plesirannya ke luar negeri karena diskon tiketnya gila banget. Semoga harga tiket ke Aceh semakin murah dan semoga tol Trans Sumatra cepat jadi, biar ada alternatif lain ke Aceh via darat kalau jalan rombongan. Kan lebih hemat heheh

      Hapus
  18. Aceh cantik banget ya pengen ke mesjid Baiturrahman Banda Aceh. Pengen tau destinasi wisata di Aceh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul cantik banget ya kalau liat foto-fotonya sama youtube dinas pariwisata aceh. Jadi makin kepingin ke Aceh huhuhu

      Hapus
  19. Aceh ini udah masuk wishlist tapi ku masih gak punya keberanian datang krn bukan beragama muslim hehe. Tapi harusnya gapapa kan yah kak yang penting menjaga dan menghargai adat dan kebudaan di sana. Semoga deh tahun depan bisa sampai di titik nol itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah tu kan, selama ini masih banyak kekeliruan pemahaman soal kata halal sih mba. Padahal hanya dari layanannya aja dibedakan yang mana makanan minuman halal sama menyediakan tempat sholat di setiap tempat wisatanya, jadi bukan yg aneh-aneh lah haha

      Hapus
  20. Pengen deh kesana 😍 mudah mudahan sy bisa juga jalan jalan ke aceh liat destinasi wisata disana

    BalasHapus
    Balasan
    1. wawww rupanya banyak yang pengen ke Aceh juga. Ayo mba langitkan doa kita ya

      Hapus
  21. Wisata aceh memang banyak sekali pernah ke sana cuman sampai Banda Aceh saja, pantai lampuuk juga cantik warnanya biru indah banget, semoga suatu saat bisa berlibur ke Pulau Weh juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. waaah udah sampe Banda Aceh. ceritain dong mba pengalamannya hihihi

      Hapus
  22. MashaAllah indahnya aceh.. aku belum pernah ke aceh.. dan aceh sekarang semakin berbenah dan menunjukan kepada dunia bawa aceh punya destinasi wisata yang kekinian ya.. semoga kedepannya banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang ke aceh untuk menikmati wisata wisata yang ada di aceh

    BalasHapus
    Balasan
    1. indah banget ya el. Pengen ga ke Aceh kalau liat indahnya pemandangannya? hehehe

      Semoga Aceh bisa populer kaya Bali, Lombok, Bromo ya aamiin

      Hapus
  23. Masya Allah, pemandangannya bagus dan indah semua. Rasanya ingin pergi ke Aceh dan menikmati keindahan alam di sana, terutama berkunjung ke Mesjid Baiturrahman yang megah dan kokoh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya aku juga pengen banget ke masjid baiturrahman, saksi tsunami. Masha Allah

      Hapus
  24. Jauh sebelum kejadian tsunami aceh, tanah rencok ini udah jadi destinasi impian Aku...pertama liat postingan temen yang kasih gambaran pantainya yang begitu bersih dan indah

    BalasHapus
    Balasan
    1. cantik banget emang pemandangannya meskipun lihat dari foto aja. Gimana kalau merasakan langsung ya thie hehe

      Hapus
  25. Aceh memang keren, surganya wisata halal, rasanya nggak pusing kalau ke sini, insha Allah bisa liburan tanpa kepikiran hal-hal merusak kehalalan hihihi.

    Btw, saya pun pengen ke Aceh, pengen numpang sholat di masjid Baiturrahman yang terkenal itu.
    Semoga nantinya diizinkan Allah akan hal tersebut, aamiin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin ya Allah, akupun ingin ke masjid Baiturrahman mba, numpang sholat ingin munajat kalau bisa sampe Aceh bisa melanjutkan lagi travell ke tempat lain di seluruh Indonesia

      Hapus
  26. Huaaa mba Diah kalau kesana ajak aku donk pengen banget nih ke Aceh. Semoga bisa kesana ya dalam waktu dekat dan terutama pengen banget ke Mesjid Baiturrahman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin aamiin Mel, kalau ajak Amel pas nih demen foto fotoan kita sih ya hahaha

      Hapus
  27. Berharap banget 2020 nanti banyak destinasi yg bs dijammbangi termasuk ke.Sabang ini.huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. bukan tak mungkin resolusi 2020 tercapai mba, aku juga pengen banget jalan-jalan untuk membuka wawasan tentang Indonesia sesungguhnya

      Hapus
  28. Waaah, Aceh benar-benar indah ya. Semoga suatu saat dapat berkunjuhg ke sana.

    BalasHapus
  29. Luar biasa aceh.. Salah satu kota yang saya kagumii..

    Meski ada cerita pedih.. Tapi aceh kuat sekali bangkit lebihbtangguh dri sebelumnya.

    Btw jadi lebih tau juga. Ternyata byk bgt destinasi wisata yg layak didatangi di aceh. Trims kak

    BalasHapus
  30. Dengar kata aceh, langsung ingat ke bencana bertahun-tahun lalu ya. Allhamdulilah Aceh sudah bangkit kembali. Pingin banget bisa berkunjung ke sana juga

    BalasHapus
  31. Aceh ini merupakan salah satu wishlistku mbaaa... Pengin banget bisa menjejak serambi Mekah dengan segala kekayaan alam dan budayanya ini.

    BalasHapus
  32. udah lama aku juga pengen banget ke aceh tapi agak ngeri. abis baca artikel ini jadi tercerahkan deh, makasih ya kak udah sharing. yuk ke aceh bareng aku hehee

    BalasHapus
  33. Sudah saatnya potensi wisata Aceh dikenalkan lebih luas, juga tiket pesawat lebih dipermurah agar orang leluasa berkunjung. Saya pernah bermimpi bisa keliling Pulau Sumatera, dan Aceh adalah wilayah yang ingin saya jelajahi.
    Semoga impian kita terwujud. Aamiin.

    BalasHapus
  34. Aceh emmang sangat indah dan sangat unik ya mbak Diah. Semoga tahun depan bisa kesampaian ke sana, aku blm pernah menginjak tanah Sumatera samsek, maunya ya ke Aceh ini. Moga ada jalannya. Pengen liat juga jejak "tsunami"

    BalasHapus
  35. Aceh katanya memang banyak destinasi wisata keren ya di sana, Mba. Duh, kapan ya bisa ke Aceh. Untuk kota di Pulau Sumatera, aku baru 3 kayaknya dan Aceh ini udah masuk daftar yang pengen dikunjungi suatu hari nanti

    BalasHapus
  36. Aceh kota yang sangat cantik ya mbak dengan banyak destinasinya. Semoga one day bisa ke sana dan foto di titik nolnya. Kebetulan bulan depan ke Merauke dan berharap bisa foto ke titik nolnya juga. Kalau bisa ke sabang juga kan pasti jdi pengalaman tak terlupakan

    BalasHapus
  37. Aceh dulu menjadi salah satu kota dalam resolusiki untuk dikunjungi. Semoga kelak bisa sampai ke sana.

    BalasHapus
  38. Duh iyaaa. Yg disebutin di atas udah masuk wishlistku. Labuan bajo, bromo, aceh.. Aceh makin keren aja nih ya

    BalasHapus